Review: Shiseido Fino Premium Touch Hair Mask


Setelah sekian lama post ini berada di draft, akhirnya ter-publish juga.. *prok prok*
Saya perkenalkan, Fino Premium Touch Hair Mask dari Shiseido



Ini adalah produk Shiseido saya yang pertama. Kabarnya hair mask ini adalah hair mask terbaik tahun 2008 di Jepang. Saya beli Fino Premium Touch Hair Mask di Jepang dengan harga kirasan 800 - 900 yen (April 2017). Kalau dikali kurs saat itu 125, harganya dalam rupiah sekitar Rp 100.000 - Rp 110.000. Harganya cukup murah untuk sekelas Shiseido. Di Jepang Shiseido bisa didapatkan di drug store. Drug store itu seperti guardian dan watson di Indonesia yang menjual obat, personal care, kosmetik dan cemilan. Di Jepang drug store menjamur dimana-mana seperti minimarket Family Mart, Lawson & 7-Eleven. Berbeda banget dengan di Indonesia, Shiseido berkesan merk mahal dan dijual di department store mall.

Ini kenampakan Fino Premium Touch Hair Mask ^^





Net 230 gram

Komposisi / ingredients: water, sorbitol, dimethicone, hydrogenated rapeseed oil , isopentyldiol, behentrimonium chloride, amodimethicone, hydroxypropyl arginine lauryl/myristyl ether hcl, dihydroxyethyl stearyl propyl dimonium, glutamic acid, trehalose, squalane, steartrimonium chloride, peg-90m, pca, phytosteryl/octyldodecyl lauroyl glutamate, hydrolyzed wheat protein, polyquaternium-64, hydrolyzed wheat powder starch, royal jelly extract, isopropyl alcohol, cetyl alcohol, octyldodecanol, alcohol, propylene glycol, butylene glycol, tocopherol, phenoxyethanol, sodium benzoate, fragrance, ci 15985.


Menurut sumber, Hair Mask Fino cocok digunakan untuk rambut rusak dan rapuh akibat perubahan cuaca serta sinar UV. Selain itu, cocok juga bagi wanita yang rambutnya diwarnai. Hair Mask ini dilengkapi dengan Royal Jelly yang berfungsi untuk melembabkan, PCA (Para-Chloroamphetamine) yang dapat menguatkan rambut serta Lipidure yang dapat memperbaiki, menutrisi dan membuat rambut bersinar. 

Cara penggunaan:
Setelah keramas, aplikasikan ke rambut dari akar rambut sampai ujung rambut. Dipijet perlahan di kulit kepala. Biasanya saya diamkan selama 1-2 jam kemudian dibilas dengan air dan shampoo. Jika tidak memakai shampoo, akan berasa licin di akar rambut setelah rambut kering (pengalaman).












Didiamkan selama 1-2 jam


















Review:
Sejauh ini saya sudah memakai empat kali dan sekarang hair mask-nya sisa 1/4. Cukup boros karena rambut saya panjang dan lebat. Pemakaian keempat saya cuma pakai di batang rambut karena sisanya nanggung dan supaya bisa dipakai lagi. Jadi mungkin satu kemasan bisa untuk 4 - 6 kali pakai tergantung panjang rambut. 

Tekstur hair mask ini terbilang cukup padat (bisa dilihat di foto di atas) tapi pas dioles ke rambut tidak sulit. Masih mudah di-spread. Aromanya cukup kencang dan berkesan premium ala-ala salon. Like it. Seperti hair mask yang lain, dia akan mengeras di rambut setelah 1-2 jam. Setelah dibilas, sayangnya Hair Mask Fino ini tidak membuat rambut sehalus dan se-ringan seperti memakai hair mask langganan saya, L'oreal Hair Spa. Aroma yang tertinggal setelah rambut kering cukup kencang dan wangi, tapi tidak sekencang L'oreal Hair Spa. OverallFino Premium Touch Hair Mask ini kurang memuaskan bagi saya. 

So, repurchase? I don't think so. 

Review
Overall: 7/10

Inesu

My name is Ines and welcome to my blog Mochinesu. I am a traveller and blogger currently living in Darwin, Australia. I write my experiences and travel stories inside this blog.

0 comments: