Panduan Menikmati Musim Gugur di Nikko, Jepang (Part 02)



Panduan Menikmati Musim Gugur di Nikko Jepang (Part 01)


Nikko merupakan kota di daerah pegunungan yang terletak di prefektur Tochigi. Nikko terkenal dengan alam, kuil dan pemandangan musim gugurnya. Bagi kamu yang suka objek wisata serta suasana berbau alam terutama musim gugur, Nikko sangat cocok. 

Syarat dan Cara Apply Second Year WHV




Work and Holiday Visa (WHV) berlaku satu tahun dan multiple entry. WHV dapat diperpanjang sampai dua tahun dengan syarat kerja tertentu atau biasa disebut oleh para backpackers dengan 88 days.

Persiapan dan Sebulan Pertama WHV di Australia


Holaaa!

Sebelumnya saya pernah cerita tentang cara mendapatkan work & holiday visa. Kali ini saya akan cerita mengenai persiapan ke Australia serta pengalaman sebulan pertama kami di Australia sebagai pemegang WHV.

Meriahnya Halloween di Shibuya, Tokyo


Berawal dari video seorang bule yang fasih bahasa Jepang di IG @mr_yabatan tentang betapa meriahnya Halloween di Tokyo kemudian didukung oleh tiket promo, kami memutuskan ke Jepang (lagi)! *wohooo* 



Kami memesan flight JAL direct dari Jakarta ke Narita Tokyo PP pada tanggal 24 Oktober - 3 November 2018 dengan harga Rp 5.228.000. Ya tidak terlalu murah dibandingkan gledek dari tiket.com karena saat itu belum ada gledek-gledekan (hiks). Selain halloween, kami juga ingin menikmati musim gugur di Nikko dan nginap di kawaguchiko demi melihat gunung Fuji di pagi hari. Suatu hari akan saya ceritakan di mochinesu :*



Budaya halloween di Asia pada umumnya tidak semeriah di negara bule. Berbeda halnya di Jepang, halloween malah meriah banget dan terkesan menjadi ajang cosplay. Kostumnya bukan cuma serem-serem aja tapi berbagai karakter di anime, tokusatsu, movie, tv series, game dan lain-lain. Ini yang membuat kami tertarik untuk melihat langsung meriahnya halloween di Jepang.


Jack Sparrow from Pirates of the Caribbean

Glowing in the dark Hatsune Miku

Nurse Joy from Pokemon

Kamen Rider Build

Baymax
Negan from The Walking Dead

Puncak perayaan halloween di Jepang jatuh pada setiap tanggal 31 Oktober setiap tahunnya, tidak peduli hari itu adalah weekday. Daerah yang paling terkenal tak lain dan tak bukan, Shibuya.


Shibuya Crossing


Tidak ada pihak penyelenggara acara halloween di Shibuya. Orang-orang hanya datang memakai kostum sesuka mereka. Banyak juga yang cross dress alias cowo berdandan cewe dan sebaliknya. No one will judge you

Apakah boleh pakai pakaian biasa aja? boleh. Banyak kok yang datang dengan pakaian biasa, termasuk saya. Saya dan Anthony sebenarnya pengen beli atau bikin kostum tapi setelah mikir-mikir cuma dipake sekali dan menuh-menuhin koper, akhirnya batal. Anthony cukup memakai kostum klasik-nya Saitama, sweater Oppai. LoL.


Keras Idupnya

Cross Dress - 1

Cross Dress - 2

Jika malas bawa kostum dari Indonesia dan ingin membeli di Jepang, banyak toko yang jual. Dari kostum lengkap ujung kepala ke ujung kaki sampai cuma bagian-bagian semacam gigi dracula, darah palsu, luka/kulit terkelupas, bando dan lain-lain. Semua itu bisa dibeli di Tokyu Hands, Don Quixote, Loft dan lain-lain. Harganya pun bervariasi, kostum lengkap mulai dari 4.000 yen sampai di atas 10.000 yen.


Kostum Luffy di Tokyu Hands Shibuya

Kami tiba di Shibuya sekitar jam 19.00 dan sudah mulai rame. Sekitar jam 20.00 tiba-tiba ada kebakaran di atas salah satu bangunan kosong! Apinya meletup-letup seperti settingan film action dan menyita perhatian orang. Tak lama kemudian polisi meminta orang-orang untuk membuka jalan agar pemadam kebakaran bisa masuk. Tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka akibat peristiwa ini *ala reporter*.


Kebakaran!

Sekitar jam 20.30 Shibuya penuh dengan lautan manusia. Kami jalan berdesak-desakan, tidak leluasa video ataupun foto dengan para cosplayer. Beberapa toko di Shibuya pun lebih memilih untuk tutup karena terlalu rame dan rata-rata yang masuk tidak membeli apapun. Terlihat pula di jalanan banyak polisi berjaga-jaga dan mengatur orang yang akan menyebrang di Shibuya Crossing.


Shibuya Penuh dengan Manusia!

Karena penuhnya orang, kami menjadi pusing, cape dan lapar. Akhirnya kami masuk ke salah satu minimarket dan membeli cemilan. Di dalam minimarket pun alurnya sudah diatur oleh pegawai agar lancar dan tidak overcrowded. Setelah itu, kami ke jalan Inokashira (yang ada Zara, Bershka, Forever21 dll). Kami cuma jalan di sekitar sana karena agak lega dibandingkan jalanan yang lain. Di sanalah kami bisa lebih menikmati suasana dan bisa berfoto-foto ria. Ulala!
















Jika kalian membawa anak kecil dan merasa halloween di Shibuya ini terlalu malam dan tidak child friendly, ada acara halloween di Tokyo khusus untuk anak kecil. Namanya adalah Omotesando Halloween Pumpkin Parade. Acara ini berlangsung di daerah Omotesando atau Harajuku pada siang hari. Yang ini ada pihak penyelenggara sehingga perlu registrasi untuk dapat ikut parade (kalau cuma nonton tidak perlu). Mengenai tanggal pastinya, setiap tahun menjelang halloween akan ada pengumuman tapi biasanya di weekend sebelum halloween.

Selain acara halloween, terdapat pula makanan edisi halloween yang patut dicoba. Kemasan dan rasanya unik, bahkan ada roti kasur yang salah satu rotinya berisi wasabi secara random. Makanan ini bisa kalian temui di minimarket seperti FamilyMart, Sevel dan Lawson serta Don Quixote.


Roti Berisi "Jackpot" Wasab

Cake Rasa Pumpkin Cocoa
Zakuzaku Edisi Halloween

Hope you will enjoy halloween in Japan like we did!