Apa yang Harus Dibawa ke Australia Selama WHV?



Hi mate!

Sekarang kami sudah di Darwin selama dua bulan dengan visa WHV. Sejauh ini cukup menyenangkan walaupun di awal saya sedikit struggle di kerjaan. Akhirnya setelah satu bulan nganggur dapat kerjaan juga. Sang suami, Anthony lebih hoki dapat kerjaan seminggu sejak tiba di Darwin. Kerjaannya apa saja? Bisa dibaca di website anthonykusuma. Nah sekarang saya akan membahas mengenai persiapan barang yang dibawa ke Australia selama Work & Holiday Visa (WHV).



Berbeda dengan travelling biasa yang berdurasi sekitar tiga hari hingga satu bulan, WHV memungkinkan kita berada di Australia minimal satu tahun bahkan bisa mencapai tiga tahun jika kita memenuhi syarat untuk apply second year visa dan third year visa. Walau dalam jangka waktu tersebut kita boleh bolak balik Indonesia-Australia sesuka hati, tapi tidak mungkin sering dilakukan karena tiket pesawat mahal dan tidak mungkin kerjaan sering ditinggal. Barang yang dibawa pertama kali harus sesuai dengan kebutuhan jangka panjang dan apakah tersedia di Australia atau tidak. Oleh karena itu, setelah sekitar dua bulan di Darwin saya coba menyimpulkan barang apa saja yang harus, mungkin perlu dan tidak perlu dibawa supaya bisa memberikan gambaran buat kalian yang sedang persiapan memulai perjalanan work & holiday di Australia.

Sebelum memulai, kalian juga wajib baca peraturan cukai Australia yang ketat di website resmi dan pengalaman Rischan tiba di bandara Sydney. Intinya, makanan yang diperbolehkan adalah makanan yang berkemasan industri. Lebih baik semua makanan, obat, rokok dan lain-lain di-declare karena jika ketahuan bawa tapi pada form ngaku ga bawa akan didenda dan dendanya mahal banget. Kalau ragu perlu di-declare atau tidak, mending declare karena ada istilah "when in doubt, just declare!".


Incoming Passenger Card Australia

Harus dibawa
1. Uang dollar Australia
Bawa berapa banyak? Ada yang bawa 1.500 AUD, ada yang bawa 1.000 AUD, bahkan ada yang kurang dari itu. Kalau saya sendiri bawa masing-masing 1.700 AUD karena: 
a. Kalau peruntungan kurang ok di Darwin, kami rencana mau pindah kota lain jadi harus bawa lebih untuk uang transport. 
b. Kebetulan kurs AUD lagi turun menjadi di bawah 10.000. Daripada tarik tunai ATM di Australia yang kurs lebih mahal, mending bawa lebihan.
Uang tersebut menurut saya sangat cukup buat hidup selama dua bulan kalau amit-amit belum dapat pekerjaan.

2. Passport & dokumen lainnya
Dokumen fisik yang perlu dibawa adalah :
a. Passport
b. Visa Australia (print 4-5 lembar karena ada kemungkinan employer minta)
c. Sim Indonesia & sim International jika ada
d. Kartu debit/kredit bank Indonesia plus tokennya jika ada
e. Materai 2-3 lembar
f. Print bukti pembuatan rekening bank Commbank jika ada
g. Resume. Resume dibuat dan dicetak kira-kira sebanyak 20 lembar. Alamat dan nomor handphone dikosongkan, namun jika sudah ada alamat pasti di Australia boleh ditulis. Nomor handphone nanti ditulis tangan jika sudah beli sim card di Australia.

Dokumen dalam bentuk digital sebaiknya disimpan juga di cloud baik itu passport, visa Australia, sim, NPWP, KTP, akte kelahiran, akte nikah, ijazah, resume, HAP ID dan lain-lain. Dokumen tersebut bisa jadi berguna untuk pembuatan rekening bank Australia, national police clearance (semacam SKCK), perpanjang passport, apply second/third year visa dan keperluan lainnya.

3. Laptop
Laptop sangat penting. Salah satu kegunaannya adalah untuk update resume, mencari lowongan pekerjaan, kirim email, interview via skype, apply second/third year visa, membuat sertifikat RSA/RSG/white card/dll, membuat national police clearance dan lain-lain. Selain itu, jika kerja di remote area (area terpencil), laptop bisa jadi sarana hiburan saat day off. Walau sekarang ini handphone sudah bisa lakuin semua itu, tapi menurut saya laptop jauh lebih nyaman dan praktis.

4. Colokan Universal
Yup, colokan listrik alias plug di negeri kangguru ini berbeda dengan di Indonesia. Di sini memakai plug tipe I. Saran saya bawa dua buah colokan universal buat jaga-jaga jika salah satu rusak.

5. Pakaian & sepatu
Tidak perlu bawa terlalu banyak. Di Australia selain tersedia washing machine, tersedia pula dryer. Jadi dalam sehari pakaian bisa dipakai lagi tanpa harus dijemur seharian. Yang dibawa cukup 3 lembar kaos hitam polos, 1-2 lembar baju jalan-jalan, 2 celana panjang hitam, 1-2 celana pendek/rok untuk jalan-jalan, 1-2 lembar baju tidur, 1 sepatu sport/sneaker (lebih baik berwarna hitam polos-tanpa ada warna putih), 1 sendal jepit dan perlengkapan musim dingin jika kota tujuan kalian berada di selatan seperti Tasmania, Melbourne, Sydney, Adelaide dan Perth. Jangan lupa bawa topi juga karena di Darwin mataharinya terik pake banget. 

Jika ternyata perlu membeli pakaian, kaos kaki, sepatu dan lain-lain, bisa beli di K-mart dengan harga yang cukup terjangkau. Contoh: kaos hitam polos pria $4; 3 pcs kaos kaki hitam pria $2,5; ikat pinggang pria $3. Barang lain beserta harganya bisa dilihat di gambar di bawah (K-mart Darwin, Februari 2019).


Sepatu Sneaker Hitam Pria

Sepatu Pantofel Hitam Pria


Safety Shoes Pria

Kaos Kaki Hitam Pria


Celana Pendek Wanita

6. Obat-obatan
Obat-obatan dengan resep dokter maupun tanpa resep dokter (termasuk tolak angin) harus di-declare. Obat dengan resep dokter harus disertai dengan surat keterangan dari dokter atau rumah sakit atau salinan resep obatnya. Jangan lupa bawa juga betadine dan hansaplast yang banyak karena kerja di sini fisik banget apalagi sebagai kitchen hand siap-siap tangan luka.

7. Body care
Body care seperti shampoo, odol, sikat gigi, deodorant dan sebagainya bawa secukupnya saja dari Indonesia. Di Australia body care mahal namun menurut saya jika lagi promo harganya cuma beda dikit dibanding di Indonesia. Bahkan kami pernah beli shampoo merk lokal dengan harga $1.4 sebanyak 400mL. Murah kan? lol.


Pantene dan Tresemme (Woolies Darwin, Februari 2019)

Sikat Gigi (Coles Darwin, Maret 2019)

Di sini 1 buah sabun batang bisa di bawah $1, bahkan kami beli di K-mart Darwin (April 2019) 10 buah merk Palmolive cuma $4 xD Jangan lupa bawa tempat sabun batang dari Indonesia. Kalau mau beli di K-mart harganya $4,5 (April 2019). Sabun cuci muka perlu dibawa karena harganya lebih mahal di Australia namun pengalaman saya yang dibawa dari Indonesia bikin kulit kering. Harus beli juga sabun cuci muka di Australia yang melembabkan.

Facial Wash Nivea (Coles Darwin, Februari 2019)

8. Kosmetik dan perawatan wajah
Yang punya kosmetik dan perawatan wajah langganan dibawa juga karena belum tentu dijual di Australia. Sunblock yang ber-SPF juga sangat penting terutama yang akan kerja farming.

9. Timbangan portable
Timbangan portable berguna banget untuk menimbang koper. Ini menghindarkan kita dari  overweight bagasi, apalagi naik pesawat low budget yang bagasinya dibeli. 

10. Kacamata cadangan
Kacamata cadangan sangat penting karena pembelian kacamata di Australia tidak semudah dan semurah di Indonesia. Di Australia harus disertai dengan prescription/resep dari dokter mata dan harganya sekitar $70. Pembelian softlens pun sama seperti kacamata, namun saya pernah baca softlens bisa beli di suatu website tanpa disertai dengan resep dari dokter. Air softlens tidak perlu bawa banyak karena dijual bebas.

11. Pulpen, gunting, gunting kuku & karet gelang
Barang ini terlihat sepele dan sering kali dilupakan padahal penting dan lumayan bikin keluarin kocek jika beli di Australia. Bahkan karet gelang tidak dijual di sini.. LoL.

12. Botol minum, tempat bekal makanan & sumpit
Air mineral 600mL di sini mahal, bisa $2-$3 per botol. Air dari keran umumnya bisa diminum, jadi sebaiknya bawa botol minum yang bisa diisi ulang. Tempat bekal makanan juga sangat penting apalagi bagi kalian yang kerja farming. Biasanya pada makan siang di tengah sawah karena jalannya jauh banget ke gedung. Walau tidak farming, kalian bisa pakai untuk simpan nasi atau lauk yang berlebih di kulkas. Oh iya, lebih baik sekalian bawa yang microwave safe. Bagi yang kebiasa makan pakai sumpit, mungkin perlu bawa juga.

13. Pembalut wanita
Berbeda dengan di Kanada, ternyata di Australia softeks cukup banyak varian merk dan tipe. Saya cukup kaget karena setau saya bule-bule pada pake tampon. LoL. Untuk awal-awal boleh bawa beberapa bungkus dari Indonesia karena harga softeks di Australia cukup mahal.

Pembalut Wanita (Coles Darwin, Maret 2019)

14. Kantong belanja reusable
Kantong plastik di Australia berbayar. Sebaiknya dari Indonesia bawa yang berbahan kain. Selain karena bisa dipakai berulang-ulang (reusable), bahannya lebih kuat daripada plastik. Kantong kain ini juga berguna untuk saya taruh botol minum, handphone dll pas kerja housekeeping (digantung di troli). FYI: kantong plastik woolies $0.15.

Mungkin perlu dibawa
1. Makanan
Di Indonesia makan di luar rumah masih terjangkau bahkan di warteg cuma Rp 10.000-20.000 sekali makan. Di sini tidak ada warteg. Fast food aja paling murah sekitar $6-7. Makanan selain fast food sekitar $10-20 alias Rp 100.000 - 200.000. Maka dari itu, solusinya masak sendiri. 

Untuk berhemat awal-awal bisa bawa lauk dan snack secukupnya dari Indonesia. Yang lalu saya bawa setoples bawang goreng, indomie, kering tempe teri, sambel, kacang bawang, kripik sukun, cookies sagu keju dan lain-lain. Kebetulan saya tidak bawa makanan kaleng tapi seharusnya boleh karena kemasan industri.

2. Selimut
Buat yang ga tahan dingin, ini penting. Kebanyakan rent tidak menyediakan selimut. Jika mau beli di sini, harga selimut polyester yang ringan di woolies dengan ukuran yang muat dua orang seharga $10 (Woolies Darwin, April 2019).

3. Payung
Karena saya ke Darwin saat wet season, saya membawa payung. Jika beli di sini, saya lihat di toko Red Cross harga payung lipat $10, sedangkan di woolies $15.

4. Topi & buff untuk farming
Barang ini kamu perlukan jika kamu memutuskan untuk kerja farming di Australia. Topi yang dibeli sebaiknya yang ada tutupan samping dan belakang. Contoh pada gambar di bawah.


Link

5. Batterai
Jika bawa barang elektronik yang membutuhkan baterai, sebaiknya bawa 2 baterai cadangan. Karena beli di sini mahall.. huhuhu. Contoh saya beli baterai AA 10 pcs di woolies Darwin seharga $5.5.

6. Lem
Lem di sini bukan lem kertas, tapi lem serba guna semacam superglue yang bisa digunakan untuk lem apa saja. Terlihat sepeleh, tapi ternyata cukup berguna jika ada sesuatu yang patah atau rusak. 

7. Swimwear atau baju olahraga
Bagi kamu yang suka berenang atau gym, mungkin bisa pertimbangkan membawa swimwear atau baju olahraga. Biasanya di apartemen ada fasilitas kolam renang atau tempat gym kecil. Saya sendiri akhirnya membeli baju renang di Red Cross karena mikir-mikir ke depan bakal sering renang di apartemen.

8. Penutup mata & telinga
Yeah keliatannya barang kecil dan simpel tapi bagi kamu yang tidurnya gampang terganggu, ini sangat penting. Bisa saja kamu sekamar dengan orang harus nyalain lampu saat tidur sedangkan kamu sendiri bisanya kalau matiin lampu. Penutup mata lah solusinya. Selain itu namanya tinggal dengan orang lain, bisa jadi jam kerjanya berbeda-beda. Tidak bisa dihindarin namanya berisik. Nah penutup telinga lah solusinya (berasa jadi sales.. LoL).


Tidak perlu dibawa
1. Rice cooker, panci dan peralatan masak lainnya
Peralatan dapur ini biasanya di tempat rent sudah disediakan. Kalau di remote area (tempat terpencil) bisa jadi tidak. Namun asalkan ada microwave, nasi & mie instan bisa dimasak dengan bantuan toples Decor (gambar di bawah). Saya sendiri belum pernah coba walau di rent yang sekarang tidak ada rice cooker. Kami masak nasi pakai panci biasa.. muehehe. Toples Decor ini adalah saran dari anak WHV yang kerja farming yang disampaikan melalui vlog-nya. Toples Decor Rice Cooker 2.75L bisa dibeli di woolies dengan harga $5 (harga promo, Februari 2019).


Toples Decor

2. Sprei

Sama seperti rice cooker, rent di kota biasanya sudah termasuk sprei sedangkan di remote area bisa jadi tidak. Jika tidak disediakan, lebih baik beli di Australia saja karena kita tidak tahu ukuran ranjang tepatnya. Belinya pun cukup 1 karena cepat dan mudah dicuci berkat mesin dryer (biasanya saya sekitar 90-100 menit warm cycle).

3. Beras, minyak goreng, bumbu dasar masak 
Di Australia masih jual beras kok. Ini beberapa contoh harga bahan masakan: beras merk Sunrice 1 kg $2.0 dan 2 kg $3.9; minyak goreng merk WW 750mL seharga $2.5; kecap manis ABC 275 mL seharga $1.7; sambel ABC Extra Hot 335mL seharga $2.9; garam merk Heart Salt 200 gram seharga $2. Semua itu harga di woolies Darwin city pada bulan Februari 2019.


Sambel ABC Extra Hot 335mL

Di Darwin juga ada asian store yang menjual berbagai produk dari Indonesia, Malaysia, Singapore, China, Thailand, Jepang dan sebagainya. Namanya adalah NT Oriental Emporium. Di sana jual rempah-rempah, tahu, tempe, telur asin, ikan teri, teh merk sariwangi dan sosro, ultramilk, sambel terasi, sambel ijo dan bumbu-bumbu khas Indonesia seperti bamboe, indofood, royco, tepung bumbu kobe, bumbu kare, sate, gado-gado dan pecel. Selain itu tersedia pula peralatan masak dan peralatan makan khas asia seperti wajan, panci, dandang, tudung saji, sumpit dan lain-lain. Toko itu bagaikan surga deh kalau udah jenuh dengan produk western, tapi bagi pengangguran harganya bikin nangis karena mahal banget dibandingkan di Indonesia. LoL.











Hope these will help you, mate!
Good luck!


4 comments: